DP Rumah Naik, Jangka Waktu Cicilan Diperpanjang

Peraturan baru Bank Indonesia (BI) mengenai uang muka KPR minimal 30% untuk type rumah non subsidi atau dengan luas tanah 70m2, disambut baik oleh para pengembang yang bergabung dalam organisasi Real Estate Indonesia (REI).

Ketua Umum DPD REI DKI Jakarta Rudy Margono menyatakan, pihaknya (pengurus dan anggota REI) mengupayakan agar masyarakat sebagai konsumen tidak terlalu terbebani, salah satunya dengan memperpanjang jangka waktu cicilan KPR.

“Kebijakan ini akan berpengaruh pada penundaan transaksi sekira 5-10 persen. Kami akan atur supaya pembeli dapat mencicil uang muka dalam beberapa tahap dan kredit tunai bertahapnya pun akan lebih dipanjangkan waktunya,” papar Rudy.

Lebih lanjut Rudy mengatakan, kebijakan ini juga akan disesuaikan dengan praktek di lapangan.

“Misalnya, untuk rumah yang dibeli secara KPR tersebut akan mulai dibangun setelah uang muka atau DP-nya selesai dibayarkan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya kebijakan ini, meskipun berdampak pada terbatasnya daya beli di pasar, namun berpotensi mengurangi pembatalan pembelian rumah dan meminimalisir kredit macet.

Viardi – Kredit-ku.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>