Rupiah Melemah, BI Diprediksi Tahan BI Rate di 6%

Suku Bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) diprediksi masih akan tetap berada di level enam persen jika melihat kondisi saat ini.

Komisaris Independen Permata Bank Tony Prasetiantono melihat kondisi ini dari kondisi rupiah yang belum stabil saat ini.

“Dengan rupiah yang belum stabil, rasanya BI Rate masih ditahan di level enam persen,” kata Tony di acara Economic Outlook from Feng Shui Perspective, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Menurut Tony, saat ini kurs rupiah dipengaruhi sentimen negatif menyusul permasalahan di Spanyol. Karena alasan inilah, rupiah langsung melemah.

Namun demikian, rupiah tetap menguat karena peringkat investment grade yang telah diberikan dua lembaga pemeringkat asal Amerika Serikat (AS) Fitch Ratings dan Moodys memberikan dampak positif.

Hal ini, tambah Tony, yang membuat BI harus memiliki target ideal untuk kurs rupiah. Kalau rupiah terlalu kuat, BI harus memikirkan daya saing. Sebaliknya, jika rupiah terlalu lemah, BI harus harus memikirkan kredibilitas.

“Saya memproyeksikan rupiah aman berada di Rp8.800-Rp9.100 per USD,” tandasnya. (gna)

(rhs) Yuni Astutik – Okezone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>