Tren Menguat, Rupiah Kaji Level 8.900-an

JAKARTA – Nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan terus menguat di tengah sentimen positif dari Moodys menaikkan rating Indonesia ke investment grade.

“Market sentimennya positif. Kisarannya masih Rp9.000. Hari ini diperkirakan range-nya Rp8.980-9.060 per USD,” ungkap analis valuta asing David Summual saat dihubungi okezone di Jakarta, Jumat (20/1/2012).

Menurutnya, pada penutupan perdagangan kemarin, seluruh mata uang regional memang menunjukkan penguatan termasuk Indonesia. Hal tersebut pula yang menurutnya menjadi faktor menguatnya mata uang rupiah selain naiknya rating oleh Moodys.

“Dibandingkan dengan mata uang regional, kita anomali, dan kita menguat. Hampir semua mata uang kemarin menguat. Apalagi sentimennya S&P akan segera menyusul tinggal menunggu waktu,” katanya lagi.

Sementara itu, apakah nilai tukar rupiah terhadap dolar bisa kembali menembus seperti level terdahulu dikisaran Rp8.800? David menjelaskan, jika kondisi mata uang terlalu kuat, hal tersebut juga tidak baik. Hal tersebut bisa berpengaruh ke ekspor.

“Kalau terlalu kuat tidak bagus. pengaruhnya ke ekspor. Kemudian ke daya saing produk kita. jadi level aman saat ini masih di Rp9.000 an,” tandasnya.

Informasi saja, naiknya peringkat Indonesia menjadi investment grade yang dilakukan Moodys nampaknya telah menjadi sentimen positif sehingga memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Menurut kurs tengah BI, rupiah diperdagangakan di level Rp9.075 per USD, dengan kisaran perdagangan Rp9.030-Rp9.120 per USD. Sementara menurut yahoofinance, rupiah ditutup di level Rp9.075 per USD, dengan range perdagangan Rp9.005-Rp9.065 per USD. (wdi)

Sumber: Okezone economy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>